“Gak Usah Sok2 Nyebut Kakak..Hati2 dgn Perkataan Untuk Suami Orang..”

Posted on

BERITETANGGA.COM – Perkembangan dan kemajuan teknologi dalam beberapa tahun ini sangat cepat. Banyak orang yang tak hanya memanfaatkan internet sebagai sarana komunikasi saja. bahkan dengan internet kita sudah bebas mengakses informasi.

Saalah satunya seperti mau berjualan atau mempromosikan barang dagangannya tak perlu repot-repot mencari tempat atau menyewa toko. Cukup dengan membuka smartphone atau laptop, mereka sudah bisa bejualan atau membeli barang yang mereka cari di toko online.

Bahkan sekarang semakin dipermudah dengan berbagai e-commers yang muncul. Sehingga penjual di online shop bisa menjajakan dagangannya di perantara semacam itu.

Uniknya adalah penjual dan pembeli di online shop kerap tidak mengenal batas usia dan jenis kelamin. Akibatnya ketika berkomunikasi kadang mereka tidak pandang bulu.

Misalnya admin olshop itu adalah laki-laki tapi dipanggil pembelinya dengan sebutan mbak dan sebaliknya.

Nah, biasanya pembeli ataupun penjual di olshop memiliki penggilan yang lebih netral.

Mereka saling menyapa dengan sebutan “kak” (kakak) atau “min” (admin).

Namun lucunya ternyata tidak semua orang setuju dan terima dipanggil dengan sebutan seperti itu.

Contohnya kasus yang dialami oleh pengguna Facebook NMayanti Dali yang merupakan penjual olshop.

Saat itu NMayanti Dali sedang ditanyai oleh pembeli melalui Facebook.

YaQhin bertanya pada NMayanti Dali tentang warna sebuah celana.

“Loreng pemburu”, tanya YaQhin.

“Warna sesuai digambar kak. Tdk ada loreng..semua polos,”jawab NMayanti Dali.

Anehnya malah si istri YaQhin yang menjawab dengan nada tinggi.

“Ngk ush sok2 nyebut kakak..biasa sj bcra.y bu..hati2 dgn perkataan untuk suami orang.. mnarik perhatian pembeli jgn seperti murahan..” jawab si istri.

Bahkan si istri mengungkapkan kalau suaminya juga masih minta uangnya.

“Ini jugaa YaQhin..bertanya2 tntang celana.. pdhal tdk di beli ujung2.y minta uang sm istri.. belum bisa nafkahi.. jgn terlalu belagu.. seharus.y tau diri klo istri yg nafkahi.. mnurunkn derajad..” tambah si istri.

001

NMayanti Dali merasa aneh dengan jawaban dari istri pembeli itu.

Dia meresa jawaban tersebut bernada tinggi, maka NMayanti Dali lantas membalasnya.

002

NMayanti Dali berusaha menjelaskan kalau rata-rata penjual online juga menggunakan kata sapaan semacam itu.

Namun si istri malah semakin naik darah.

Dia juga tidak terima dengan penjelasan dari NMayanti Dali.

003

“Aduh.. mba.. situ yah yg harus jaga mulut.. situ tau derajad wanita ngk?” begitu jawaban si istri.

Tampaknya percakapan antara pembeli dan penjual online shop ini berubah jadi pertengkaran.

004

005

Masih saja si istri tidak terima karena suaminya dipanggil kakak oleh NMayanti Dali.

Malah si istri meyarankan penjual itu untuk memanggilnya dengan sebutan “akhi”

006

Percebatan mereka pun terus berlanjut.

Si istri yang ngamuk itu sampai menginggung soal pelakor.

“Nah maka.y buu.. klo komentar itu pasang sebutan yg pas.. sebagai istri orng.. suami mba aja yg mba panggil kakak.. jgn suami orng dong.. kn rata2 ciri2 pelakor ghitu” jawab si istri.

008

NMayanti Dali lantas menanggapinya:

“Hati2 mba jgn sampai pencemaran nama baik ya.. Sy ss ini komentar2 mba..”

“Bukannya dlm islam tdk boleh sebut suami ayah, kakak, papa,?? Kan situ lbh paham kyknya..”

“Haduuhhhh ibu aneh”

009

NMayanti Dali mengunggah percakapannya dengan pembeli itu ke Facebook.

Postingan yang diunggah pada 5 Februari 2018 ini telah mendapatkan lebih dari 15 ribu share dan 13 ribu like.

Bahkan sudah ada 15 ribu komentar di sana.

Netizen menjadi tertawa dan gak habis pikir dengan sikap si istri itu.

“Terngakak akuh bacanya…hedeeh untung gak dipanggil say, biasanya kan os panggil say…” tulis Maheswara Haikal Mahadi.

“Ngaqaq bosquuu wkwkwkwkw..Maennya kurang jauh tuh, atau gak punya temen?” tulis Zatnika Juanda.

“Wakakkaka, smartphone with dumb people” tulis Andreas Hans.

Sini sini ngumpul penjual onlineMungkin ini orang butuh aquaYassalam… Nah lain kali kalo suami mo komen jualan orang…

Posted by NMayanti Dali on Monday, 5 February 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *